Adaptasi Sistem Pendidikan di Masa Pandemi

 

Hallo sobat pembaca, bagaimana kabarnya? Saya berharap sobat pembaca selalu diberikan kesehatan. Sebelum masuk lebih jauh ke pembahasan, perkenalkan nama saya Vinanda Arum Tri Kurniawan lebih akrab dipanggil Virum, saat ini sedang menempuh pendidikan di Unila jurusan kehutanan. Ngomong-ngomong sebentar lagi sudah mau masuk masa liburan nih, pada di rumah saja atau sudah punya rencana lain? Apapun rencananya jangan lupa buat selalu menjaga kesehatan dan imun tubuh ya sobat pembaca. Sebelum saya mulai membahas seputar sistem pendidikan di masa pandemi, saya penasaran nih sebenarnya sudah pada tahu belum tentang pengertian pendidikan?


Konteks kata pendidikan itu banyak banget artinya, salah satu arti pendidikan adalah proses memfasilitasi pembelajaran, atau perolehan pengetahuan, keterampilan, nilai, moral, keyakinan, dan kebiasaan. Jenis pendidikan itu dibagi atas pendidikan formal dan pendidikan informal. Nah kira-kira kuliah online ditengah pandemic covid-19 itu termasuk pendidikan formal atau pendidikan informal nih? Pendidikan formal itu melalui tahapan prasekolah mulai dari TK, SD, SMP, SMA bahkan kuliah, sedangkan pendidikan informal adalah pendidikan yang berasal dari luar tahapan prasekolah seperti kursus ataupun bimbel. Maka kuliah online itu tetap masuk ke dalam pendidikan formal ya, cuman tidak biasa merasakan aja kuliah secara tatap muka dan bertemu temen-temen.


Sobat pembaca tau tidak jika pendidikan di masa pandemi seperti sekarang ini lebih susah dan lebih rumit yang tentu saja akan memberikan berbagai tantangan. Hal ini terutama berlaku untuk orang tua dengan pendidikan dan sumber daya yang terbatas terutama bagi keluarga yang tidak tidak mampu membeli teknologi yang tepat, seperti laptop, printer, atau koneksi internet yang handal. Tantangan berikutnya adalah kesehatan emosional dan mental para pelajar, aktivitas yang monoton serta kehidupan sosial yang tidak berkembang menyebabkan hal ini terjadi. Demikian pula, kedua tantangan tersebut akan sangat berpengaruh pada kualitas pendidikan. Di masa pandemi ini semua orang dipaksa untuk beradaptasi mengusai kemajuan teknologi. Begitupun dengan tenaga pendidik yang harus bias lebih kreatif dan inovatif membentuk pemahaman dan karakter para pelajar melalui media elektronik. sehingga diharapkan para tenaga pendidik mampu membuat para pelajar untuk merasa tertarik dan juga memahami materi yang telah diberikan. Meskipun saat ini Indonesia tengah berjuang di masa pandemi, masa pandemi disini memiliki arti perubahan dalam interaksi, perubahan cara belajar serta perubahan sosialisasi antara tenaga pendidik dengan pelajar.



Sekian dulu artikel yang saya tulis kali ini. Apa pendapat sobat pembaca tentang artikel ini? Apakah sobat pembaca mempunyai sesuatu untuk ditambahkan? Silahkan tinggalkan komentar di bawah untuk memberitahu saya dan terima kasih sudah mampir di blog saya.


Komentar